Showing posts with label Dunia buku dan literatur. Show all posts
Showing posts with label Dunia buku dan literatur. Show all posts

Monday, September 10, 2007

  1. BUKU RESMI MUHAMMADIYAH

  2. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1987, AD ART 'Asyiyah, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  3. PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, 1988, AD ART Ikatan Pelajar Muhammadiyah, PP IPM, Yogyakarta.
  4. PP Muhammadiyah, 1987, AD-ART Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  5. PP Muhammadiyah, 1989, AD-ART Muhammadiyah, -, Yogyakarta.
  6. PP Muhammadiyah, tt, AD-ART Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  7. Dewan Tarjih PP Muahammadiyah, 1982, Adab Al-Mar'ah Fi Al-Islam, -, Yogyakarta.
  8. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1990, Akhlak Pimpinan Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  9. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, 1971, Akidah Lajnah Tarjih Muhammadiyah, PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Yogyakarta.
  10. Dewan Tarjih PP Muhammdiyah, tt, AL-AMwaal Fil Al-Islam Fungsi Harta Menurut Ajaran Islam, Persatuan, Yogyakarta.
  11. PP Muhammadiyah Majelis PPM, 1984, Bahan Referensi Lokakarya PTM Se Indonesia, PP Muhammadiyah Majelis PPM, Jakarta.
  12. PP Muhammadiyah Majelis PPK, 1984, Bahan-Bahan Referensi Lokakarya Perguruan Tinggi Muhammadiyah Seluruh Indonesia Tahun 1984, PP Muhammadiyah Majelis PPK, Jakarta.
  13. PP Muhammadiyah - Tapak Suci, 1996, Berita Resmi Keputusan Muktamar ke 11 Tapak Suci PM dan Keputusan Sidang Pleno Ke 1 PP Tapak Suci PM, -, -.
  14. , tt, Berita Resmi Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, .
  15. Pengurus Besar Muhammadiyah, 1929, Berita Tahoen Moehammadiyah Hidia Timoer, Waltecreden Landdrukkerij, Yogyakarta.
  16. PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, 1995, Biodata Bakal Calon PPNA Periode 1995-2000, -, -.
  17. Hoofdbestuur Moehammadijah, 1932, Boeah Congress Moehammadijag Makassar, Hoofdbestuur Moehammadijah Hindia-Timoer, Yogyakarta.
  18. PP Muhammadiyah, 1938, Boeah Congress Moehammadijah ke-24, Hoofdcomite Congress Moehammadijah, Yogyakarta.
  19. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1991, Buku Daftar Nasional Mubaligh Muhammadiyah 1990, PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, Yogyakarta.
  20. PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, 1996, Buku Panduan Bakti Silahturahmi Remaja (Basira), PP IRM, Yogyakarta.
  21. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1991, Buku Panduan Rakernas Tabligh 25-28 Oktober 1991 di Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, Panitia Pelaksana RAKERNAS, Yogyakarta.
  22. PP Muhammadiyah, 1992, Buku Panduan Sidang Tanwir Muhammadiyah 12-19 Januari 1992 di Jakarta, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  23. PP Muhammadiyah, 1982, Buku Pegangan Bagi Instruktur Kaderisasi Pemuda Muhammadiyah, -, Jakarta.
  24. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1970, Buku Pegangan Khusus Untuk Peserta TC Darul Arqom, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  25. anonim, 1978, Central leadership of Muhammadiyah, Ashort introduction to muhammadiyah, , jakarta.
  26. PP Muhammadiyah, 1956, Chittah Muhammadiyah 1956-1959, -, Yogyakarta.
  27. PP Muhammadiyah - Majelis P dan K, 1990, Daftar Alamat Sekolah SD, SLTP, SLTA Madrasah dan Pesantren Muhammadiyah Seluruh Indonesia Tahun 1990, PP Muhammadiyah, Jakarta.
  28. PP Muhammadiyah, 1989, Dakwah Muhammadiyah Menghadapi Era Indonesia Modern, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  29. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1989, Dakwah Muhammadiyah Menghadapi Era Indonesia Modern (Sumbang Saran Untuk Sidang Tanwir Tahun 1989), PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, Yogyakarta.
  30. PP Muhammadiyah, 1993, Data Organisasi dan Amal Usaha Seluruh Indonesia, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  31. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1986, Dialog Dakwah Nasional ( KUmpulan Makalah ), -, Yogyakarta.
  32. PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, 1984, Dinamika M, PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, Yogyakarta.
  33. PP Muhammadiyah, 1992, Direktori Organisasi Kemasyarakatan Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Jakarta.
  34. PP Muhammadiyah, 1992, Direktori Organisasi Kemasyarakatan Muhammadiyah 1992/1993, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  35. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1988, Gerak Dakwah Muhammadiyah Menatap Masa Depan, PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, Yogyakarta.
  36. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1992, Hakikat Islam, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  37. PP Muhammadiyah Majelis PKU, tt, Hasil Keputusan MUKERNAS PKU VI/1981 di Jakarta, -, -.
  38. PP Muhammadiyah Majelis PKU, 1981, Hasil Keputusan Musyawarah Kerja Nasional Majelis PKU VI Tanggal 22-28 Maret 1981 di Jakarta, PP Muhammadiyah Majelis PKU, Jakarta.
  39. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, 1989, Hasil Keputusan Tarjih Di Malang, -, -.
  40. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1998, Himpunan kaidah Dalam 'Asyiyah, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  41. PP Muhammadiyah, 1974, Himpunan Putusan Tarjih, -, -.
  42. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, tt, Himpunan Putusan Tarjih, -, -.
  43. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1988, Islam dan Dakwah Pengumpulan Antara Nilai dan Realitas, PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, Yogyakarta.
  44. PP Muhammadiyah, tt, Kemuhammadiyahan, Pustaka SM, Yogyakarta.
  45. PP Muhammadiyah, tt, Kepribadian MKCHM, Khittoh, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  46. PP Muhammadiyah, 1989, Kepribadian, Keyakinan, dan Cita-Cita Hidup dan Khittah Perjuangan Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  47. PP Muhammadiyah, 1965, Kepusan Muktamar Muhammadiyah Ke-36 Di Bandung, Pusat Panitia Muktamar, Yogyakarta.
  48. PP Muhammadiyah, 1978, Keputusan Muktamar ke-40 di Surabaya, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  49. PP Muhammadiyah, 1968, Keputusan Muktamar Muhammadiayh Ke-37, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  50. PP Muhammadiyah, 1991, Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 42, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  51. PP Muhammadiyah, 1990, Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 42 di Yogyakarta 15-19 Desember 1990, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  52. PP Muhammadiyah, 1995, Keputusan Muktamar Muhammadiyah ke 43 Beserta Makalah Prasarananya, Suara Muhammadiyah, Yogyakarta.
  53. PP Muhammadiyah, 1978, Keputusan Muktamar Muhammadiyah XL di Surabaya Tgl. 24-30 Juni 1978, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  54. PP Muhammadiyah-Tapak Suci, 1991, Keputusan Muktamar Tapak Suci X dan Sidang Pleno PP Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Depertemen Penerbitan dan Pustaka, Yogyakarta.
  55. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, 1989, Keputusan Muktamar Tarjih Muhammadiyah XXII Pada Tanggal 12-26 februari 1989 di Malang, PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Yogyakarta.
  56. PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, 1994, Keputusan Musyawarah NA 1994, PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, Yogyakarta.
  57. PP Muhammadiyah - Majelis P dan K, 1988, Keputusan PP Muhammadiyah No 06/PP/1988, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  58. PP Muhammadiyah, 1968, Kitab Iman Hasil Majelis Tarjih Muhammadiyah, Persatuan, Yogyakarta.
  59. Anonym, t.t., Kitab Tarjih Muhammadiyah, t.p, .
  60. PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, 1987, Kumpulan Makalah Coaching Intruktur Ikatan Pelajar Muhammadiyah, PW IPM, Yogyakarta.
  61. Anonym, t.t., Kumpulan Makalah Sidang Tanwir 1994 di Surakarta, t.p, .
  62. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1991, Kumpulan Pelatihan Instruktur BPK Muhammadiyah di Kaliurang 6-9 Oktober 1991, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  63. PP Muhammadiyah, 1990, Laporan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 1985-1990 Kepada Muktamar Muhammadiyah XLII Tanggal 15-19 Desember 1990 di Yogyakarta, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  64. PP Muhammadiyah, tt, Laporan PP Muhammadiyah dalam Sidang Tanwir 1992 di Jakarta, t.p., -.
  65. PP Muhammadiyah, tt, Laporan PP Muhammadiyah Dalam Sidang Tanwir 1994 di Surakarta, t.p., -.
  66. PP Muhammadiyah, 1993, Laporan PP Muhammadiyah Dalam Sidang Tanwir Muhammadiyah Tanggal 11-13 Desember 1993 di Surabaya, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  67. PP Muhammadiyah, 1990, Laporan PP Muhammadiyah kepada Muktamar ke 42, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  68. PP Muhammadiyah, 1995, Laporan PP Muhammadiyah Per 1990-1995 Kepada Muktamar 43, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  69. PP Muhammadiyah - Hizbul Wathan, 1961, Majelis Hizbul Wathan, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  70. Tim Penyusun Materi Penmgkaderan Muhammadiyah, 1994, Materi Induk Pengkaderan Muhammadiyah, Badab Pendidikan Kader PP MUhammadiyah, Yogyakarta.
  71. PP Muhammadiyah, 1983, Mengkaji Muhammadiyah, -, Jakarta.
  72. PP Muhammadiyah, 1984, Menuju Muhammadiyah, -, Yogyakarta.
  73. PP Muhammadiyah Majelis Ekonomi, 1990, Menyongsong Jaman Harapan, t.p., Jakarta.
  74. PP Muhammadiyah, 1995, Menyongsong Muktamar ke 43 Muhammadiyah di Banda Aceh, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  75. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1980, Modul Materi Latihan Instruktur Mubaligh Muhammadiyah Tingkat Nasional, -, -.
  76. PP Muhammadiyah, 1935, Moment Versiag Putusan Congres Muhammadiyah Di Banjarmasin 15-22 Juli 1935, Hoofdcomite Congres Muhammadiyah, Yogyakarta.
  77. Anonym, tt, Muhammadiyah Movement In Indonesia, PP Muhammadiyah, Jakarta.
  78. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1985, Muktamar 'Asyiyah ke-41, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  79. PP Muhammadiyah, 1990, Muqadimah AD-ART Muhammadiyah Muktamar ke 41, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  80. PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, 1999, Nasyiyatul 'Aisyiyah Riwayat Singkat Khittah, Perjuangan dan Kepribadian, Dep. Dokin, Yogyakarta.
  81. PP Muhammadiyah - Hubungan Masyarakat, 1993, Opni Tanwir Tanggal 10-13 Desember 1993 di Surabaya, PP Muhammadiyah - Hubungan Masyarakat, Jakarta.
  82. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1994, Panduan Pengajian Pimpinan Wilayah Jawa - Lampung, PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, Yogyakarta.
  83. PP Muhammadiyah - Majelis P dan K, 1988, Pedoaman Pengurusan Keuangan Majelis / Bagian Pendidikan Dan Kebudayaan Dalam Penyelenggaraan Perguruan Muhammadiyah(SK PP Muhammadiyah Majelis P Dan K No 155/SK-MPK/1988 Tanggal 25 Mei 1988), PP Muhammadiyah, Jakarta.
  84. PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, 1993, Pedoman Anggota Ikatan Remaja Muhammadiyah, PP IRM, Yogyakarta.
  85. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1990, Pedoman Ber Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  86. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1990, Pedoman Pengkaderan Muhammadiyah, t.p., Yogyakarta.
  87. PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, 1998, Pedoman Umum Program Dakwah terpadu NA, PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, Yogyakarta.
  88. PP Muhammadiyah Majelis PKS, 1994, Pendidikan Ketrampilan Sebagai Salahsatu Alternatif Upaya Pengentsan Kemiskinan (Bahan Usulan Untuk Muktamar Muhammadiyah XLIII di Aceh 1-5 Juli 1995), PP Muhammadiyah Majelis PKS, Yogyakarta.
  89. PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah, tt, Pengelolaan Ranting IRM dan Forum Ta'ruf Dan Orentasi Siswa Muhammadiyah, PP IRM, Yogyakarta.
  90. PP Muhammadiyah-Madjelis Hizbul Wathan, tt, Penghidupan Pengela, Majelis Hizbul Wathan, Yogyakarta.
  91. Hoofdbestuur Muhammadijah, 1940, Pengurus Hak Milik Tanah Muhammadiyah, Hoofdbestuur Muhammadiyah, Yogyakarta.
  92. PP Muhammadiyah, tt, Penjelasan Tentang Kebijakan PP Muhammadiyah Periode 1962-1965 dan 1965-1968, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  93. PP Muhammadiyah Majelis PKS, 1994, Penumbuhan dan Pengembangan Balai Kesejahteraan Sosial (BAKESOS) Bahan Usulan Unruk Dimasyarakatkan Dlama Muktamar Muhammadiyah XLIII di Aceh 1-5 Juli 1995, PP Muhammadiyah Majelis PKS, Jakarta.
  94. PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, tt, Peran dan Tantangan Muhammadiyah dalam Membangun Ummat dan Bangsa, -, -.
  95. PP Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Tinggi, 1994, Pernyataan Kegiatan LKMM Se Indonesia, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  96. PP Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Tinggi, 1994, Pernyataan Kegiatan RAKERNAS Pemabntu Rektor III PT Muhammadiyah Se Indonesia Tanggal 26-28 Maret 1994 Di Yogyakarta, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  97. PP Muhammadiyah Majelis Tabligh, 1991, Petunjuk Praktis Pelaksanaan Program Tabligh Masa Kerja 1990-1995, Universitas Muhammadiyah Metro Lampung, Lampung.
  98. PP Muhammadiyah Majelis Ekonomi, tt, Pokok-Pokok pikiran Muhammadiyah Dalam Pengembangan Koperasi, PP Muhammadiyah Majelis Ekonomi, Jakarta Timur.
  99. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, tt, Putusan-Putusan Majelis Tarjih Muhammadiyah, Persatuan, Yogyakarta.
  100. PP Muhammadiyah - Majelis Pendidikan Tinggi, 1999, Qa'idah Perguruan Tinggi Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  101. PP Muhammadiyah Majelis PKS, 1993, Qaidah Majelis Pembina Kesejahteraan Sosial (PKS) Hasil RAKERNAS I 28-30 Agustus 1993, PP Muhammadiyah Majelis PKS, Yogyakarta.
  102. PP Muhammadiyah - Majelis P dan K, 1989, Qaidah Perguruan Dasar Dan Menengah Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  103. PP Muhammadiyah, 1996, Rakernas Bendahara Muhammadiyah 7-9 Juni 1996, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  104. PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, 1990, Risalah Islam Bidang Akhlak, PP Muhammadiyah Majelis Tarjih, Yogyakarta.
  105. PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, 1995, Sejarah muhammadiyah, PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, Jakarta.
  106. PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, 1996, Sejarah Muhammadiyah, PW Muhammadiyah Lampung, Lampung.
  107. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, tt, Sejarah Pertumbuhan Dan Perkembangan 'Asyiyah, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  108. PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, 1994, Seminar Nasional Sejarah Muhammadiyah Tanggal 11 Juni 1994 di Yogyakarta, PP Muhammadiyah Majelis Pustaka, Yogyakarta.
  109. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1992, Sidang Tanwir "asyiyah I 1990-1995, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  110. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1994, Sidang Tanwir 'Asyiyah II 1990-1995, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  111. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1989, Sistem Pengkaderan Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  112. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1990, Sistem Pengkaderan Muhammadiyah, t.p., Yogyakarta.
  113. Presidum Of The Jami'at Muhammadiyah, 1958, Statutes Of The Jami'at Muhammadiyah, Usaha Faida, Yogyakarta.
  114. anonim, tt, Suara Muhammadiyah, Yayasan Badan Penerbit pers "Suara Muhammadiyah", Yogyakarta.
  115. PP Muhammadiyah, 1954, Tafsir Anggaran Dasar Muhammadiyah, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  116. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1993, Tanfidz keputusan RAKERPIM BPK PP Muhammadiyah Tanggal 12-14 November 1993 di Yogyakarta, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  117. PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, tt, Tanfidz keputusan Tanwir I Nasyiyatul 'Aisyiyah Beserta Keputusan Muktamar VIII Nasyiyatul 'Aisyiyah, PP Nasyiyatul 'Aisyiyah, Yogyakarta.
  118. PP Muhammadiyah, 1980, Tanfidz Keputusan Tanwir Tanggal 28 November - 03 Desember 1980 di Yogyakarta, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  119. PP Muhammadiyah, 1994, Tanwir Muhammadiyah di Surakarta 29-31 Desember 1994, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  120. Dewan Tarjih PP Muhammadiyah, 1990, Tanya Jawab Agama, Yayasan Penerbitan Pers Suara Muhammadiyah, Yogyakarta.
  121. PP Muhammadiyah - Hizbul Wathan, 1961, Tuntunan HW, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  122. Pimpinan Pusat 'Asyiyah, 1989, Tuntunan Menuju Keluarga Sakinah, PP 'Asyiyah, Yogyakarta.
  123. PP Muhammadiyah, 1972, Tuntunan Organisasi No. 1 Agustus 1972, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  124. PP Muhammadiyah - Badan Pembinaan Kader, 1977, Tuntunan Praktis Pelaksanaan Gerakan Jama'ah, -, Yogyakarta.
  125. PP Muhammadiyah - Hizbul Wathan, 1954, Tuntutan Athfal, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.
  126. PP Muhammadiyah - Hizbul Wathan, 1954, Tuntutan Hizbul Wathan, PP Muhammadiyah, Yogyakarta.

Saturday, May 19, 2007

PERKEMBANGAN DAN KELATAHAN DALAM PENERBITAN BUKU

Berbicara tentang prospek penerbitan buku 25 tahun ke depan, tentu saja sangat riskan. Faktor utama yang membuat risiko tersebut bukan perkembangan buku an sich, tetapi perkembangan di bidang lain yang sangat memengaruhi perkembangan buku itu sendiri, terutama perkembangan dalam dunia komputer digital yang mengubah seluruh konsep orang tentang buku.

Perkembangan komputasi digital, hanya dalam tempo kurang-lebih 25 tahun, mengubah konsep buku secara radikal. Buku menjadi paperless. Buku tanpa kertas sesuatu yang hampir tidak terbayangkan sebelumnya. Kalau dulu buku dan kertas seperti ikan dan air, adanya kepastian sebegitu rupa sehingga Pilatus mengatakan quod scripsi scripsi, apa yang sudah saya tulis tetap tertulis, kini ucapan itu mungkin tidak berlaku lagi. Apa yang saya tulis bisa saja diubah orang lain lagi karena setiap orang akan mengadakan intervensi dengan menambahkan nuansa, menambah titik, koma, kata, kalimat, komentar sehingga mengubah konsep pengarangnya. Ahmadun Yosi Herfanda Redaktur Pustaka Republika Bisnis perbukuan di Indonesia sering diwarnai kelatahan. Banyak penerbit, kecil maupun besar, yang suka mengikuti 'tren pasar buku' tanpa pertimbangan dan persiapan yang matang, alias hanya ikut-ikutan untuk mendapatkan keuntungan secara instan. Seperti yang terjadi di dunia pertelevisian, tiap ada tayangan yang laris lantas stasiun-stasiun tv swasta lain ramai-ramai membuat tayangan serupa, demikian pula yang sering terjadi di dunia perbukuan. Tiap ada buku yang laris, apalagi best seller, banyak penerbit yang ramai-ramai merilis buku sejenis. Kelatahan, misalnya, sangat tampak setelah buku Jakarta Undercover (JU) karya Muammar Emka mencapai best seller. Banyak penerbit yang lantas merilis buku serupa (berbau seks dan menggoda syahwat), baik buku-buku investigasi semi-fiktif seperti JU, penuturan pelaku seks bebas (juga semi fiktif), maupun semi-pengetahuan berselera rendah. Dengan gampang kita dapat menyebut buku-buku... http://ahperpus.multiply.com/journal/item/130 Thu, 22 Mar 2007

Musim hujan sekarang ini merupakan musim hujan yang banyak menimbulkan kerugian yang sangat banyak khususnya para pencinta buku atau hidupnya yang bersentuhan langsung dengan buku dan buku apapun. Karena buku adalah lembaran kertas-kertas yang tercetak dan tergambar penuh makna bagi kehidupan manusia khususnya generasi penerus yang sudah tua sekarang ini. Buku adalah tempat menyimpan sejarah peradaban manusia yang abadi sepanjang masa. Buku dari zaman peradaban mesir hingga sekarang bentuknya tidak berubah hanya kwalitas bahan dan tehnologi cetak buku.Banjir telah menghanyutkan, merusak, dan menghilangkan buku yang masih digunakan atau dimamfaatkan oleh para pelajar dan mahasiswa. Jakarta banjir ribuan buku sudah rusak tidak bisa digunakan lagi, sebagian sejarah kebudayaan manusia telah hilang, kebodohan manusia akan muncul lagi bila buku-buku yang rusak hilang karena banjir tidak tergantikan. Indonesia banjir jutaan buku musnah, milyaran ilmu hilang ditelan air hujan. Bukuku sayang .

Yang dibutuhkan untuk sebuah perpustakaan tentu saja ada buku dan ada ruangan tempat menyimpan buku tersebut. Untuk memperoleh keduanya, membutuhkan bantuan berbagai pihak. Terutama dan pertama mungkin dosen pembimbing atau penasehat dari lembaga dakwah kampus. Kita bisa mengajukan ijin penggunaan salah satu ruangan di masjid untuk menjadi perpustakaan masjid. Kalaupun koleksi kita belum banyak kita bisa menggunakan ruang kesekretariatan dkm masjid. Kita bisa menyimpan beberapa lemari atau rak buku di dalamnya sebagai tempat sementara. Ini mungkin mencukupi karena pada awalnya mungkin jumlah koleksi buku juga masih minim. Kemudian untuk pengadaan buku banyak pihak yang bisa kita mintai bantuannya. Pertama mungkin kita bisa meminta alokasi dari dana kegiatan dkm untuk melakukan pembelian buku. Kita juga bisa meminta bantuan dosen. Kita bisa meminta sumbangan dari mereka apakah dalam bentuk buku atau dana. Atau juga bisa mengajukan permohonan... http://ahperpus.multiply.com/journal/item/125 Tue, 16 Jan 2007 09:05:27 -0000 Perpustakaan masjid kampus memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan perpustakaan umum ataupun perpustakaan masjid biasa. Adapun yang membedakannya dengan perpustakaan umum adalah letaknya yang berada di dalam lingkungan masjid. Kedua jenis koleksinya yang bernuansa islami. Bedanya dengan perpustakaan masjid biasa adalah karena lokasinya berada di dalam kampus dan koleksinya tidak hanya yang bernuansa islam tapi juga seharusnya yang terkait dengan islamisasi ilmu pengetahuan yang ada di kampus itu. Misalnya perpustakaan masjid kampus ipb yang merupakan kampus pertanian, maka seharusnya koleksi perpustakaan masjidnya adalah buku-buku keislaman umum dan juga buku-buku keislaman yang terkait dengan ilmu pertanian, semisal fiqih pertanian, fiqih kelautan dan fiqih kehutanan, dan lainnya.Selain itu yang membedakan perpustakaan ini dengan perpustakaan lainnya yaitu kepengurusannya yang di pegang oleh mahasiswa yang menjadi pengurus masjid kamp.

BUKU HARUS KITA PELIHARA DENGAN TELATEN

Kita tidak boleh diperbudak oleh buku dengan membaca semua kata yang ada. Karena itu semua orang harus berani membuat prioritas membaca. Satu kunci awal sebelum sukses membaca cepat, kata Soedarso, penulis buku Speed Reading (Sistem Membaca Cepat dan Efektif), adalah bahwa kita harus membaca sesuai dengan tujuan awal kita.

Umumnya, tujuan kita membaca adalah untuk memperoleh informasi atau sekadar bersantai. Menurut Soedarso, kita tidak boleh diperbudak oleh apa yang tercetak dengan membaca semua kata yang ada. Kita harus berani menjadi tuan dan bacaan itulah yang menjadi budak kita, bukan sebaliknya.

Oleh karena itu, kata dia, semua orang harus berani membuat prioritas membaca. Jangan asal membaca, karena waktu kita terbatas. Kategorisasi akhirnya mutlak dilakukan. Artinya, kita harus menetapkan, apa yang dapat menambah informasi, meningkatkan studi, karier dan pekerjaan. Kita juga harus menetapkan, apa yang tidak menarik dan tidak berguna bagi diri kita ataupun...

Bagaimana cara mengatasinya?

Ini tips sederhana yang mungkin berguna bagi Anda:

1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai. Untuk mendapatkan udara yang cukup, tempat buku harus memiliki jendela atau lubang keluar-masuk udara secara cukup.

2. Usahakan letak buku tidak berdekatan dengan lantai. Artinya tempat buku jangan di bagian paling bawah lemari. Pilihlah tempat yang memungkinkan buku enak dilihat dan mudah dijangkau. Pilihan bisa di bagian tengah atau atas.

3. Posisi buku sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Posisi ini memungkinkan udara masuk ke sela-sela buku lewat celah lembaran. Jika posisi buku bertumpuk dikhawatirkan udara tidak bisa masuk dan mempercepat kelembaban.

4. Taburlah kamper di sela-sela buku atau di pojok-pojok lemari. Fungsi kamper untuk mengusir ngengat dan mengurangi bau tak sedap.

5. Lakukan rotasi posisi.